Sabtu, 13 Agustus 2016

STATIKA DAN TEGANGAN

Ilmu gaya terpakai (Statika) ialah ilmu yang mempelajari kekuatan-kekuatandan stabilitas dari konstruksi kendaraan  dan bagian-bagian dari kendaraan.  Statika adalah ilmu yang mempelajari kesetimbangan gaya dengan gaya-gaya tersebut dalam keadaan diam.  Sebuah benda (titik materi) yang diam dapat berubah menjadi bergerak. Kalau benda itu bergerak, maka besar dan arah kecepatan, salah satunya atau kedua-duanya dapat berubah pula. Sebab perubahan gerak tersebut dinamakan Gaya. Skalar ialah besaran yang hanya ditentukan oleh besarnya, misalnya panjang, luas, volume, energi dan sebagainya. Vektor ialah besaran yang ditentukan oleh besar dan arahnya, misalnya gaya, kecepatan, impuls dan sebagainya. Bila suatu sistem gaya yang bekerja pada suatu benda diganti dengan sistim-gaya lain, yang pengaruhnya pada benda tersebut sama dengan pengaruh sistem-gaya pertama, maka kedua sistem itu disebut ekivalen. Menguraikan gaya adalah kebalikan dari menyusun gaya. Bila menyusun gaya, maka komponen-komponennya diketahui dan dicari resultant, sedangkan pada menguraikan gaya, gaya yang akan diuraikan dianggap resultant dan dicari komponen-komponen.

Untuk ulasan lebih lengkap bisa klik tautan berikut 
http://ilmustatika.blogspot.co.id/2012/05/ilmu-statika-dan-tegangan.html

Jumat, 22 Januari 2016

STARTING SYSTEM

Pada masa sebelum ditemukan sistem starter, engine dihidupkan (runing) dengan tenaga manusia secara manual. Jika kita melihat generator set diesel maupun motor bensin, seperti itulah pola starter pada masa beberapa dekade yang lalu, sehingga seoang sopir truck atau operator alat berat membutuhkan seorang asisten (helper) untuk menghidupkan (runing) dan mematikan (stoping) engine yang digunakan oleh operator tersebut. gambarannya sederhana, crank shaft yang berhubungan dengan roda gila (fly wheel) membutuhkan momen putaran yang cukup besar untuk menggerakan piston agar aktifitas masuk dan keluarnya udara serta pembakaran yang timingnya ditentukan pada saat menjelang akhir kompresi sehingga diperoleh putaran tetap dengan percepatan, namun trootle scap akan mengatur aliran udara yang masuk. Karena pola ini dianggap banyak menggunakan tenaga manusia dan juga resikon yang tidak kecil karena sering terjadi accident (kecelakaan kerja) maka. Charles F Ketering yang bekerja sama dengan pendiri  Cadillac, Henry M. Leland yang mana Cadilac adalah mobil pertama yang menggunakan motor starter.
Komponen motor starter adalah : 
  1. Yok dan pole core, memperkuat medan magnet yang diperoleh field coild 
  2. Field Coild, membangkitkan medan magnet, biasanya menggunakan 4 field coild dan 4 core
  3. Armatur dan shaft, mengubah energi listrik menjadi energi putar dimana shaft meneruskan ke sun gear
  4. Brush, Meneruskan arus listrik dari field coild ke armatur langsung ke masa melalui komutator
CARA KERJA MOTOR STARTER
Ketika kunci kontak on, arus akan mengalir ke terminal 30 atau hold in coidl, karena terjadi medan magnet pada hold in coil, maka plat yang terhubung dengan fork akan tertarik dan merapat ke hold in coild, plat juga akan menjad penerus arus ke field coil. Dari field coild arus akan diteruskan melalui carbon brush menuju armatur, karena pengaruh medan magnet pada armatur stator akan berputar menggerakan shaft yang diteruskan ke sun gear yang terlah berhubungan dengan fly wheel. Arus negatif atau kontak body akan diteruskan melalui carbon brush yang diteruskan ke komutator.